[Tanpa judul]
Dengan hening yang menggelinang mata kian tak suram dan bahagiapun menjadi adopsi utama untuk di prioritaskan , maka sudah layak pula mendapat tepuk tangan khusus dari satu kota ini, yah kita sebut dengan magelang .yang mana, kota ini mendapat julukan khusus. Bahkan, kewangian dengan latar nama pun sudah tidak diragukan . bla bla bla….panjang lebar mulut kering menjelaskan seakan akan menguras waktu untuk menyebutkan dan inipun dengan alasan yang sangat memerlukan tenaga untuk diopinikan . ‘’kota seribu bunga ‘’ semerbak menggelitik gendang gendang telinga ketika mendengarkan julukan ini, mungkin karena keelokan sapaanya dan mungkin juga, karna keindahan tempatnya . tapi , pada dasarnya obyek penulisan bukan ini, melainkan historis dan pemanggungan notabe sehingga dengan giur yang berkepanjangan menjadikan kota ini berdiri kokoh dan namanya pun harus wangi dan menjelumut masuk pada rangsangan bulu hidung.yang cukup lama menanti dengan renggang .
Dipandang secara historis cukup asyik dinikmati terkait sejarah kota satu ini, dimana kota satu ini merupakan kota tertua di Indonesia dan sejarah berdirinya pun sangat fantastis , yakni tahun 907 M .
Hari jadi kota magelang ditetapokan berdasarkan daerah kota magelang sendoiri , Nomor 6 tahun 1989 , yakni pada tanggal 11 April 907 M. penetapan ini berawal dari tindak lanjut seminar diskusi yang dilaksanakan oleh panitia peneliti hari jadi kota magelang sendiri .
Koa megelang mengawali sejarahnya sebagai desa perdikan mantyasih , yang saat ini dikenal dengan kota mateseh dikelurahan magelang. Untuk menelusuri lagi historis terkait kota magelang , sumber prasasti yang digunakan adalah Prasasti POH, Prasasti gilikan dan prasasti manyasih. Yang mana tiga orasasti tersebut ditulis atas lempekan tembaga.
Dalam prasasti MANTYASIH meuat penyebutan nama seorang tokoh yakni raja Rake Watukura Dyah Blitung , serta penyebutan angka 829 caka bulan caitra tanggal 11 paro-gelap paringkelan tungle .
Begitulah magelang yang kemudian berkembang menjadi ibu kota keresidenan kedu dan juga pernah menjadi ibu kota magelang . setelah masa ke masa dilalui , kemudian kota ini menjadi kota praja dan kemudian kota madya dan di era reformasi, sejalan dengan pemberian otopnomiseluas-luasnya kepada daerah , sebutan kota madya ditiadakan dan diganti menjadi kota.
Dengan seni sejarah yang cukup stragis, magelang juga salah salah satu kabupaten yang letaknya lumayan unik. Yah , mengapa demikian ? dikarenakan menjadi jalur utama mkota semarang ke Yogyakarta . kabupaten yang masuk provinsi jawa tengan,. Memiliki moto ngeri dan cukup menggelitik wajah untuk mengeluarkan ekspresi yang seakan –akan takjub dengan moto kota satu ini. Motonya ialah sejuta bunga dengan semboyan Magelang kota harapan yakni hidup, aman, rapi, asri, dan juga nyaman.
Sehingga hampir seluruh belahan Indonesia tahu dan kenal dengan kota magelang ini. Karna selain berjuluk kota militer , kota magelang juga memiliki sebuah situs peninggalan historis yang masyhur hingga ke Negara-negara lain didunia .
Dengan embelan terkait keunikan sejarah, kota magelang juga terlihat sangat menakjubkan dengan hadirnya tujuh keajaiban dunia , yakni candi brobudur yang merupakan candi peninggalan zaman dahulukala yang sampai sekarang semakin banyak dikenal oleh orang , baik para wisatawa.maupun tokoh sentral yang kadang hadirnya tanpa diundang ( Kang Mas Syaitan). Menarik sekali bukan
Dari ketentraman nistapa kian menjadi perbincangan dan sangat menaruh kesan sewtidaknya kita tahu bahwa kota ini sangat memberikan warna atas terlibatnya peradapan dunia baki dari tingkat nusantara hingga ke berbagai belahan dunia .
Selain dengan indahnya pemandangan, sensasi yang menegsankan kota magelang memiliki warna yang juga kerap memberikan sejuta harapan. bagi seluruh wisatawan , untuk meranjakan kakinya menginjak di atas bumi kehangatan . alasanya menarik meskipun terdengar sederhana

Posting Komentar untuk " "