Kecemburuan Cucu Rasulullah SAW
*Kecemburuan Cucu Rasulullah, Husain Kepada Hasan.*
Pada suatu hari Husain kecil datang menemui ibunya, Sayyidah Fatimah. Sambil menangis ia berkata "Kakek (Muhammad Shalallahu'alaihi wasallam) lebih mencintai kakakku Hasan".
Sayyidah Fatimah menjawab "mengapa engkau berbicara seperti itu wahai anakku". Husain mengutarakan sebab kecemburuannya, "kakek sering mencium Hasan di bibirnya sedangkan aku, kakek hanya mencium di leher".
Kemudian Sayyidah Fatimah Membawa Husain kepada ayahnya (Muhammad Shalallahu'alaihi wasallam) dan menceritakan kecemburuan anaknya Husain.
Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam menatap tajam dan lama, lalu bersabda "Anakku Fatimah, Hasan selalu aku kecup di bibirnya, karena dia akan mati diracuni oleh orang terdekatnya dan seluruh isi perutnya akan keluar lewat mulutnya. Sedangkan engkau (Husain).."
Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam menatap Husain lama sekali, beliau tidak bisa meneruskan ucapannya, dan pingsan beberapa saat. Setelah siuman beliau kembali menatap tajam sambil terus menangis berguncang dadanya, lantas berkata "Sedangkan engkau, Husain, sering aku cium di lehermu karena engkau akan syahid dengan leher terputus".
Rumah mungil penuh cahaya surgawi itupun pecah oleh tangisan Rasulullah yang mengguncang kan alam semesta.

Posting Komentar untuk "Kecemburuan Cucu Rasulullah SAW"